Input Nilai PSAJ Kelas 12.05 SMAN 8 Semarang
Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) adalah bentuk evaluasi yang dilakukan pada akhir jenjang pendidikan untuk mengukur capaian belajar siswa, khususnya kelas 12.05. PSAJ mencakup berbagai mata pelajaran sesuai dengan kurikulum yang diterapkan di sekolah dan berfungsi sebagai salah satu indikator kelulusan siswa.
Petunjuk Pengisian:
Catatan: Data yang salah dapat diperbaiki dengan cara melakukan kirim ulang data.
Petunjuk Pengisian:
- Ketik username dan password.
- Klik LOGIN.
- Pastikan data yang muncul pada bagian verifikasi (auto) adalah benar.
- Isi nilai, dan KIRIM DATA.
KIRIM NILAI (Tunggu Loading...)
Catatan: Data yang salah dapat diperbaiki dengan cara melakukan kirim ulang data.
Nilai PSAJ digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kelulusan siswa serta dapat menjadi acuan dalam penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi tertentu. Hasil ujian ini biasanya diumumkan beberapa minggu setelah pelaksanaan dan dapat diakses melalui platform resmi sekolah atau langsung dari pihak akademik.
Dengan adanya PSAJ, diharapkan siswa dapat lebih siap menghadapi tahap berikutnya dalam pendidikan atau dunia kerja dengan bekal ilmu yang telah diperoleh peserta didik kelas 12.05 selama bersekolah.
Dengan adanya PSAJ, diharapkan siswa dapat lebih siap menghadapi tahap berikutnya dalam pendidikan atau dunia kerja dengan bekal ilmu yang telah diperoleh peserta didik kelas 12.05 selama bersekolah.
Input Nilai PSAJ Kelas 12.05 SMAN 8 Semarang
Proses pengisian nilai pada Mata Pelajaran Pengelolaan Sistem dan Administrasi Jaringan atau PSAJ bagi kelas 12.05 di Sekolah Menengah Atas Negeri 8 Semarang menjadi bagian penting dalam tahapan evaluasi hasil belajar. Setiap peserta didik yang tergabung dalam kelas ini telah melalui proses pembelajaran yang sistematis selama satu tahun ajaran. Pembelajaran dilakukan secara terstruktur dengan pendekatan praktik langsung dan pemahaman konsep teoritis yang mengacu pada kurikulum nasional.
Dalam pelaksanaannya, penginputan nilai PSAJ dilakukan oleh pendidik pengampu mata pelajaran berdasarkan hasil evaluasi yang mencakup penilaian harian, tugas proyek, ujian tengah semester, ujian akhir semester, serta penilaian praktik. Seluruh komponen nilai tersebut dijadikan dasar dalam menentukan pencapaian akhir dari kompetensi peserta didik. Nilai yang diberikan bukan sekadar angka semata, melainkan cerminan dari pemahaman dan kemampuan teknis yang telah dikuasai dalam bidang administrasi dan pengelolaan jaringan komputer.
Sistem penilaian ini mengacu pada kriteria ketuntasan minimal yang telah ditentukan sebelumnya oleh satuan pendidikan, yaitu sebesar tujuh puluh lima. Peserta didik yang memperoleh nilai di bawah angka tersebut perlu mengikuti bimbingan pengayaan atau remedi hingga mencapai nilai yang diharapkan. Proses ini dilakukan secara transparan dan akuntabel dengan melibatkan perangkat teknologi informasi seperti aplikasi pengelolaan nilai berbasis daring yang telah digunakan oleh sekolah.
Kelas 12.05 terdiri dari tiga puluh dua peserta didik yang sebagian besar memiliki ketertarikan tinggi pada bidang teknologi informasi. Berdasarkan data observasi internal, lebih dari delapan puluh persen peserta didik menunjukkan peningkatan kemampuan signifikan dalam hal penggunaan sistem operasi jaringan dan pengelolaan server. Terdapat pula beberapa peserta didik yang telah berhasil menerapkan ilmunya dalam kegiatan di luar sekolah, seperti membantu pengelolaan jaringan pada lingkungan rumah atau tempat usaha keluarga.
Penginputan nilai dilakukan melalui sistem informasi sekolah yang terintegrasi dengan data peserta didik dan kurikulum. Proses ini dilakukan dalam beberapa tahap, mulai dari penyusunan rekap nilai, validasi oleh guru mata pelajaran, hingga finalisasi oleh wali kelas. Dalam pelaksanaan penginputan nilai PSAJ tahun ajaran ini, dilakukan selama minggu ketiga bulan Maret, bertepatan dengan akhir rangkaian ujian praktik PSAJ yang dilaksanakan dalam tiga sesi. Masing-masing sesi melibatkan simulasi konfigurasi server lokal, pembuatan sistem administrasi pengguna, serta pengelolaan keamanan jaringan.
Dari hasil rekapitulasi nilai sementara, tercatat bahwa dua puluh sembilan peserta didik berhasil mencapai nilai di atas kriteria ketuntasan minimal. Tiga peserta didik lainnya masih berada pada kategori perlu pembimbingan lebih lanjut, terutama dalam aspek konfigurasi sistem operasi berbasis server. Walaupun demikian, semangat belajar tetap terlihat tinggi, ditunjukkan dengan kehadiran penuh dan ketertiban selama proses ujian berlangsung.
Evaluasi yang digunakan dalam PSAJ tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses pembelajaran yang ditempuh oleh peserta didik. Penilaian sikap, keaktifan, dan ketekunan juga menjadi faktor penting dalam menentukan nilai akhir. Berdasarkan survei kepuasan terhadap metode pembelajaran PSAJ yang dilakukan pada bulan Februari, delapan puluh lima persen peserta didik mengaku puas dengan metode praktik langsung yang diberikan, sementara lima belas persen lainnya menginginkan lebih banyak pelatihan di luar jam pelajaran utama.
Sistem pembelajaran PSAJ di SMAN 8 Semarang juga memperhatikan keseimbangan antara teori dan praktik. Dalam semester ini, sebanyak enam puluh persen dari total jam pelajaran dialokasikan untuk kegiatan praktik di laboratorium. Hal ini dimaksudkan agar peserta didik memiliki pengalaman langsung dalam menggunakan perangkat keras dan lunak yang berkaitan dengan sistem jaringan dan administrasinya. Dari pengamatan selama praktik, lebih dari tujuh puluh persen peserta didik menunjukkan kemandirian dalam mengatur konfigurasi jaringan lokal dan melakukan troubleshooting pada permasalahan jaringan sederhana.
Input nilai PSAJ juga mempertimbangkan proyek akhir yang dikerjakan secara individu maupun kelompok. Proyek akhir ini bertujuan menguji kemampuan integratif peserta didik dalam mengelola sistem jaringan dari tahap perencanaan hingga penerapan. Tema proyek yang diambil oleh peserta didik bervariasi, mulai dari pembuatan server layanan lokal untuk perpustakaan sekolah, sistem manajemen akun pengguna untuk laboratorium komputer, hingga pengelolaan akses jaringan berbasis kontrol waktu. Dari tiga puluh dua proyek yang dikumpulkan, dua puluh lima di antaranya dinilai berhasil mencapai kriteria sangat baik, dengan enam proyek mendapatkan nilai baik, dan satu proyek perlu perbaikan.
Hasil penilaian proyek akhir turut menyumbang tiga puluh persen dari keseluruhan nilai PSAJ. Sisanya berasal dari penilaian harian sebanyak dua puluh persen, penilaian tengah semester sebanyak dua puluh persen, serta penilaian akhir semester sebanyak tiga puluh persen. Pembobotan ini telah ditetapkan melalui rapat guru bidang teknologi informasi dan komunikasi yang berlangsung pada awal semester genap. Tujuannya agar penilaian mencerminkan keseluruhan proses pembelajaran dan tidak hanya terfokus pada ujian akhir.
SMAN 8 Semarang terus berupaya meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran dengan melakukan pelatihan berkala kepada tenaga pendidik. Dalam pelatihan terakhir yang dilaksanakan bulan Januari, pendidik diberikan pembaruan terkait sistem penilaian berbasis kompetensi dan penerapan rubrik penilaian dalam mata pelajaran berbasis praktik. Hasil evaluasi pascapelatihan menunjukkan bahwa sembilan puluh dua persen pendidik merasa lebih percaya diri dalam menyusun penilaian berbasis tugas proyek.
Selain dari sisi pendidik, pihak sekolah juga menyediakan dukungan berupa fasilitas laboratorium jaringan yang lengkap dan memadai. Dalam pengamatan semester ini, tidak ditemukan hambatan teknis yang signifikan selama pelaksanaan praktik maupun ujian. Keberadaan perangkat keras yang mutakhir serta jaringan lokal yang stabil menjadikan pelaksanaan PSAJ berjalan lancar dan sesuai rencana.
Sebagai bagian dari persiapan menuju ujian akhir sekolah dan kelulusan, input nilai PSAJ menjadi indikator penting dalam menilai kesiapan peserta didik memasuki jenjang pendidikan berikutnya atau dunia kerja. Beberapa peserta didik kelas 12.05 bahkan telah mendaftarkan diri untuk mengikuti pelatihan sertifikasi teknisi jaringan yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan vokasional. Ini menunjukkan bahwa kompetensi yang diperoleh selama mengikuti pembelajaran PSAJ mampu membuka peluang lebih luas dalam pengembangan karier.
Kesimpulannya, proses input nilai PSAJ di kelas 12.05 SMAN 8 Semarang menggambarkan sinergi antara kurikulum, pendidik, peserta didik, serta fasilitas pendukung. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan aspek akademis dan keterampilan praktis. Dengan pendekatan yang menyeluruh, diharapkan lulusan dari kelas ini memiliki kesiapan yang optimal untuk melanjutkan pendidikan ataupun terjun ke dunia profesional di bidang teknologi jaringan. Evaluasi menyeluruh dan dokumentasi proses pembelajaran menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam menjaga kualitas lulusan dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Posting Komentar untuk "Input Nilai PSAJ Kelas 12.05 SMAN 8 Semarang"
Hubungi admin melalui Wa : +62-896-2414-6106
Respon komentar 7 x 24 jam, mohon bersabar jika komentar tidak langsung dipublikasi atau mendapatkan balasan secara langsung.
Bantu admin meningkatkan kualitas blog dengan melaporkan berbagai permasalahan seperti typo, link bermasalah, dan lain sebagainya melalui kolom komentar.
- Ikatlah Ilmu dengan Memostingkannya -